BRMP Maluku Hadiri Rakor Penyaluran SPHP Jagung 2026
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku yang diwakili oleh Aksan Loou dan Jacob Mathias Ayal mengikuti Rapat Koordinasi Sosialisasi Penyaluran Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kantor Perum Bulog Kantor Wilayah Maluku dan Maluku Utara pada Kamis (9/7/2026). Rapat ini dihadiri oleh Perum Bulog, Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Dinas Pertanian dan Peternakan kabupaten/kota se-Maluku, serta PINSAR Indonesia Provinsi Maluku bersama para peternak anggota PINSAR sebagai penerima manfaat jagung SPHP. Pertemuan tersebut menjadi wadah penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menjamin kelancaran penyaluran jagung bersubsidi di Provinsi Maluku.
Dalam rapat disepakati bahwa Bulog akan menyerap jagung hasil produksi petani dengan harga Rp6.400 per kilogram. Kebijakan ini diharapkan mampu memberikan kepastian pasar sekaligus meningkatkan pendapatan petani jagung. Selanjutnya, jagung tersebut akan disalurkan melalui Program SPHP dengan harga Rp5.000 per kilogram kepada penerima manfaat berkat adanya subsidi dari pemerintah. Skema ini menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara perlindungan harga di tingkat petani dan keterjangkauan harga bagi sektor peternakan serta masyarakat.
Rapat koordinasi juga menghasilkan informasi bahwa hingga saat ini terdapat tiga kabupaten/kota di Provinsi Maluku yang telah teragregasi dalam kerja sama penyaluran jagung bersama Bulog, yaitu Kabupaten Maluku Tengah, Kota Ambon, dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Ke depan, sinergi yang telah terbangun diharapkan dapat diperluas ke daerah lain sehingga penyerapan hasil panen petani semakin optimal, distribusi jagung semakin efisien, dan ketahanan pangan daerah semakin kuat melalui implementasi Program SPHP Jagung Tahun 2026.